Rasanya semua berjalan lancar. Lalu tiba-tiba dia berhenti menghubungi Anda, hilang tanpa alasan jelas! erm sebenernya apa yang terjadi?! ada yang salah?!? ehm ada pengakuan para pria empat alasan mengapa mereka mengakhiri hubungan.
Waktu yang tepat yang membuat para kaum pria menghilang biasanya hanya sekedar waktu. umumnya para wanita jadi serius bila bertemu pria yang tepat sedangkan bagi para pria tak ada istilah yang tepat. kami akan berpacaran dengan wanita mana pun bila akhirnya siap berkeluarga.
belum puas bermain para pria pada dasarnya selalu ingin yang paling "canggih". bila memang ada kemungkinan meng up-grade sesuatu yang sudah kami miliki dengan yang lebih baik, knapa tidak? hal ini juga berlaku juga untuk pacar. Jadi, kami ingin pastikan apakah kami bener bener sudah dapat yang terbaik!
ternyata tak cinta Kejem!!! tapi itulah kenyataannya hanya karna kami sangat suka, ga ada jaminan rasa itu berubah jadi cinta kan?
TERLALU CINTA Pengakuan ini mungkin paling tak pernah mereka ungkap, sebetulnya kami takut disakiti. Jadi, bila kamu mulai merasa yakin akan hancur bila ditinggalkan, kami yang akan tinggalkan para wanita lebih dulu (Huh!!!! *gemes mode*). Kedengarannya gila, tapi begitulah adanya. Coba pikirkan betapa rapuhnya Amda saat tergila gila pada seorang pria. Kami juga merasakannya, lagipula pria yang patah hati tampak seperti banci (hauhaha bukan gw loh yang bilang :p).
Bagi kami para pria lebih baik jadi pemenang daripada harus menunggu dikalahkan (oh maigad!!!!). Sebelum rasa malu dan sakit mulai terbanyang, memutuskan hubungan terlihat sebagai pilihan terbaik (demn!!).
Gilak itu semua gw baca dari Cosmopolitan, dan poin ke 4 yang kayak na ngena banged di hati gw. bahkan sempet bikin gw gregetan. itu kali ye yang kejadian ama gw?!?! *binun* dan ini ada pengakuan seorang pria "saya memang sangat menyukainya, tapi kok dia masih bersama pria lain? Lebih baik pisah daripada saya yang sakit hati!" gubrag* ngena banged ga coba?!?!! duduls lah :(